"MAHASISWA PENDIDIK, REALISASI VARSITI"



SUNGGUH AMANAH ITU BERAT 
~SEMOGA DIRI INI TERUS THABAT DAN TIDAK SEKALI-KALI FUTUR DI PERJALANAN DAKWAH~

Nik Azrul Nik Kamarudin
Exco Kebajikan dan Kemasyarakatan
Majlis Perwakilan Pelajar 
UPSI



ISLAM DULU,KINI & SELAMANYA

hadis hari ini

fikir sejenak

pengalaman mengajar kedewasaan

UPSI di hatiku

Wednesday, September 9, 2009

akhlak mulia

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi
hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata "Wahai saudaraku
jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu
tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya".

Namun setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan
tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang
dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar
tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya
hingga menjelang Rasulullah SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak
ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi
buta itu.

Suatu hari Abu Bakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau
bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku (Muhammad) yang
belum aku kerjakan?".
Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai Ayah, engkau adalah seorang
ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan
kecuali
satu sunnah saja".
"Apakah Itu?", tanya Abu Bakar r.a.
"Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke hujung pasar dengan membawakan
makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata
Aisyah
r.ha.

Keesokan harinya Abu Bakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk
diberikannya kepada pengemis itu. Abu Bakar r.a mendatangi pengemis itu dan
memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abu Bakar r.a. mulai menyuapinya,
si pengemis marah sambil berteriak, "siapakah kamu?".
Abu Bakar r.a menjawab, "Aku orang yang biasa". "Bukan!, engkau bukan orang
yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu, "Apabila ia datang
kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini
mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku dengan
lembut", pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abu Bakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata
kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu, aku
adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia
adalah Muhammad Rasulullah SAW."

Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar r.a. ia pun ikut menangis,
kemudian berkata, "Benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya,
memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan
membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia..."
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abu Bakar r.a.

No comments:

Related Posts with Thumbnails